Foto Tim Healing In Bontang
BONTANGKU, BONTANG - Memulai sebuah bisnis dari nol dengan keterbatasan sumber daya bukanlah hal yang mustahil. Hal ini dibuktikan oleh Healing in Bontang, sebuah agen perjalanan wisata lokal yang kini tumbuh menjadi salah satu penggerak pariwisata berbasis komunitas di Kota Taman.
Siapa sangka, agen wisata yang kini memiliki 30 tourguide ini awalnya hanya digerakkan oleh dua orang saja yaitu, Ali dan Ino.
Sebagai founder sekaligus pemilik, pada masa-masa awal keduanya harus merangkap seluruh lini pekerjaan. Mulai dari manajemen, strategi periklanan, promosi, hingga turun langsung ke lapangan mendampingi wisatawan. Dalam pembagian tugasnya, Ali berfokus pada pengembangan spesialisasi bisnis, sementara Ino mendalami spesialisasi kegiatan sosial. Kerja keras dan kolaborasi dua arah ini akhirnya membuahkan hasil yang sangat baik.
Bagi Ali dan Ino, kesuksesan Healing in Bontang tidak diukur dari seberapa besar keuntungan yang masuk ke kantong pribadi, melainkan seberapa luas dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Kehadiran wisatawan yang dibawa oleh Healing in Bontang terbukti sukses membuka pintu rezeki bagi ekosistem lokal. Seperti nelayan setempat diberdayakan dan dialihprofesikan menjadi nakhoda kapal wisata. Penarik Bentor (Becak Motor) pun merasakan langsung dampak ekonomi saat wisatawan datang berbondong-bondong menuju kawasan Bontang Kuala. Dan anak-anak muda Bontang dirangkul dilatih untuk menjadi tourguide yang andal dan berpenghasilan.
"Kami sangat bersyukur Healing in Bontang bisa menjadi jalan rezeki bagi orang-orang di sekitar kami. Melihat nelayan, bapak-bapak penarik bentor di parkiran Bontang Kuala, hingga anak-anak muda lokal bisa bergerak dan berdaya bersama, itu adalah kebahagiaan terbesar kami," ujar Ali mewakili healing in bontang.
Bersama dengan 30 tourguide yang solid, Ino menegaskan bahwa visi Healing in Bontang bukan sekadar bisnis, tapi ikut merawat alam.
"Harapan kami ke depannya, Healing in Bontang tidak sekadar mengejar keuntungan bisnis semata. Kami ingin agen wisata ini menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, aktif memulihkan ekosistem laut yang rusak, dan terus konsisten dalam pemberdayaan SDM lokal," jelas Ino.
Sejak awal berdiri hingga berkembang pesat seperti sekarang, komitmen Healing in Bontang tetap sama, selalu membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Kota Bontang.
(Nurul Azmi)
Siapa sangka, agen wisata yang kini memiliki 30 tourguide ini awalnya hanya digerakkan oleh dua orang saja yaitu, Ali dan Ino.
Sebagai founder sekaligus pemilik, pada masa-masa awal keduanya harus merangkap seluruh lini pekerjaan. Mulai dari manajemen, strategi periklanan, promosi, hingga turun langsung ke lapangan mendampingi wisatawan. Dalam pembagian tugasnya, Ali berfokus pada pengembangan spesialisasi bisnis, sementara Ino mendalami spesialisasi kegiatan sosial. Kerja keras dan kolaborasi dua arah ini akhirnya membuahkan hasil yang sangat baik.
Bagi Ali dan Ino, kesuksesan Healing in Bontang tidak diukur dari seberapa besar keuntungan yang masuk ke kantong pribadi, melainkan seberapa luas dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Kehadiran wisatawan yang dibawa oleh Healing in Bontang terbukti sukses membuka pintu rezeki bagi ekosistem lokal. Seperti nelayan setempat diberdayakan dan dialihprofesikan menjadi nakhoda kapal wisata. Penarik Bentor (Becak Motor) pun merasakan langsung dampak ekonomi saat wisatawan datang berbondong-bondong menuju kawasan Bontang Kuala. Dan anak-anak muda Bontang dirangkul dilatih untuk menjadi tourguide yang andal dan berpenghasilan.
"Kami sangat bersyukur Healing in Bontang bisa menjadi jalan rezeki bagi orang-orang di sekitar kami. Melihat nelayan, bapak-bapak penarik bentor di parkiran Bontang Kuala, hingga anak-anak muda lokal bisa bergerak dan berdaya bersama, itu adalah kebahagiaan terbesar kami," ujar Ali mewakili healing in bontang.
Bersama dengan 30 tourguide yang solid, Ino menegaskan bahwa visi Healing in Bontang bukan sekadar bisnis, tapi ikut merawat alam.
"Harapan kami ke depannya, Healing in Bontang tidak sekadar mengejar keuntungan bisnis semata. Kami ingin agen wisata ini menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, aktif memulihkan ekosistem laut yang rusak, dan terus konsisten dalam pemberdayaan SDM lokal," jelas Ino.
Sejak awal berdiri hingga berkembang pesat seperti sekarang, komitmen Healing in Bontang tetap sama, selalu membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Kota Bontang.
(Nurul Azmi)
Pesan Sekarang